Skip to main content

Pijat Refleksi Keluarga

Aku dan suami dari dulu suka sekali pijat. Di tempat pijat yang memang dipersembahkan untuk laki-laki dan perempuan. Jadi kalo customer-nya cewek, terapistnya cewek. Kalo cowok ya sama cowok. Paham kan?! Jadi kami berangkat berdua dan menuju kamar masing-masing, aku bagian cewek, dia bagian cowok.  Selain di tempat pijat yang bagus,, eummm apa sih istilahnya? family reflexi and spa? ah pokoknya tempat khusus pijat, yang eksklusif gitu hihihihi. Kami juga kadang suka panggil tukang pijat kampung gitu. Tapi sering banget nggak cocok. Salah satu contohnya pernah aku ceritain di sini.

Sekarang aku mau cerita tentang acara pijat tadi siang-sore. 

Hari-hari kemaren bapaknya orel jatuh di proyek 😭, jadi badannya pegel-pegel. Dan aku juga baru masa-masa penyembuhan. Kemaren tepaaar sakit flu dan batuk-batuk, ni juga ketularan bapaknya orel ini. Orel juga ketularan, tapi cuman demam aja langsung ke dokter, dah sembuh. Aku belum sembuh 😓. 

Jadi untuk menebus dosa karena udah nularin, ahhaahhaa nggak diiing.. Pokoknya si bapak negara ngajakin ke tempat pijat refleksi keluarga 😚 Tapi karena full yang cewek, jadi si bapak kebagian pijat duluan, aku sama orel nunggu sambil minum-minum sama baca majalah. 90 menit berlalu, giliran aku! Orel sama papah. Yihaaaaa.. Aku bisa me time 😃. Papaorel pijat dari jam 14.00 - 15.30. Lanjut mamaorel jam 15.30 - 17.00.

Sebelum pijat, kakiku dicuci dulu sama mbaknya. aduh, servisnya sangat membuatku jadi kayak ratu 👸. Aku sangat menikmati pijatan mbaknya. Ditawarin nambah minyak penghangat, aku langsung mau. Enak banget. Tempatnya juga enak, hening, musik relaksasinya sayup-sayup. Nah ini aku suka. Nggak memekakkan telinga. Tapi gaeees,, gara-gara sakit ini, indra penciumanku yang belum normal ini, jadi nggak bisa menghirup wanginya minyak-minyak yang dibalurin ke tubuhku. Oya, sebenernya dari ruang depan tadi sudah ada aroma terapi ruangan lho, pasti enak banget tuh baunya. Huuuumhh... 😕 Mana tadi aku batuk-batuk lagi duuuh nggak enak ma mbaknya. Aku ditawarin minum nggak mau. Tapi sedikit menyesal kok tadi aku nolak. Ya masak mau minta, kan tadi dah nolak. Pergulatan batin itu membuatku tidak menikmati pijatan. Aaaah.. Langsung aku konsen,menikmati pijatan mbaknya, dan mensyukuri me time mewah ini. Akhirnya aku bisa berekspresi seperti gambar di bawah ini 😍

Sumber gambar: hellosehat.com

Setelah dipijat selama 90 menit, ganti baju dan alas kaki, kemudian disuguhkan wedang jahe 😋. Aaaaaah hangat nikmat mantaaappp. Semakin gembira ria karena Orel masih ceria dan penuh tawa. Aduuuh anak papa mama manis sekaliiii. 

Niiih cangkirnya imut bangeeeet 😍


Ini yang punya papaorel aaaw lucuuk 😙

Langsung pulang, papaorel Sholat Ashar, langsung siap-siap berangkat proyek lagi. Nggak sempat makan, jadi aku bawain bekel nasi ayam goreng mentega. Duuuh,, sipapap, makasih my love, udah dibela-belain pulang buat ngajak massage 😗. 

Karena sudah dimanjakan tadi, aku makin bersemangat nih buat ngerjain proposal. Uhuhuhu deadline bentar lagi. 💥💥💥 Fighting!!!

Sehat sehat sehat!!!

Masih penasaran dan agak gusar masalah indra penciuman,, barusan semua aku ciumin. Lotion, parfum, aku masih bisa mencium baunya. Alhamdulillaaah.

NB: tadi selama proses pijat, bahkan dari masuk ke tempat pijat sampe keluar, kami tertib pake masker. Dilepas pas minum aja.

Ok Guys, jaga kesehatan ya, banyak minum air putih dan jaga asupan vitamin, pake masker!!! Aaaaand be happy! 😜

Comments

POPULAR POSTS

SPONTAN

What a day ... Seharian banyak to-do-list yang sebenernya sama dengan hari-hari yang lain. Jadi maksudnya adalah rutinitas. Jenuh sih. Makanya aku butuh penyegaran. Biasanya di sela rutinitas yang menjemukan ini aku isi dengan singing, reading, crafting, atau iseng apa gitu kek, tapi hari ini aku isi dengan... napping . Zzzzzz.  Malam ini blm selesai tuh tugasnya, tapi aku mau cari yang seger-seger dulu deh. Bukan, bukan es teh atau es serut, emmm iya sih tadi sempat nyicip es krim, tadi suami dan anak lagi pada ngelamutin es krim. Tapi ini aku mau nyoba hal baru, yaitu nyempet-nyempetin nulis. Sesuai dengan judulnya, ini tulisan spontan. Lagi nggak mood buat nyeng nyong, nulis aja deh. Sebenernya udah dari kemaren perut ini rasanya seperti ada kumbang yang beterbangan, karena gelisah, pengin ngetik ngetik cantik, tapi entahlah, kayak nggak ada waktu aja. Nah kali ini, bodo amat pokoknya harus sempat. Kali ini kusadari, bahwa nulis itu candu. Semacam pelarian, dan aku menikmatinya. L

Cara Menggunakan dan Reapply Sunscreen

Dalam rangkaian skincare , ada yang namanya tabir surya atau kita sering kali memanggilnya sunscreen . Wes pokoke, fungsinya melindungi kulit dari sinar matahari. Terus apa bedanya dengan payung? Topi? Nah, bedanya sunscreen ini dibubuhkan langsung nempel ke kulit,untuk menangkal kulit dari UVA (menyebabkan timbulnya tanda penuaan dini seperti keriput dan flek hitam) dan UVB (menyebabkan kulit terbakar yang bikin gosong). Maka dari itu s unscreen  merupakan  salah  satu  skincare  garda terdepanku setelah  hydrating   toner .  Ya karena sepenting itu gaes..  Biar awet muda. Xixixi Sunscreen ada tiga jenis, yaitu: Physical sunscreen yang akrab disebut sunblock. Chemical   suncsreen .  Hybrid sunscreen. Ada beberapa perbedaan antara ketiganya , namun s ingkatnya  physical sunscreen atau  sunblock cara kerjany a    mem- block sinar UV dengan cara memantulkannya. Etapi badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat (FDA) sudah melarang penggunaan istilah sunblock . Karena kata sun BLOCK

PENTINGNYA MENJAGA MATA

Hay hayyy... Sebelum membaca lebih mendalam tulisanku yang ini,, aku jelasin dulu ya,, bahwa aku kali ini menceritakan tentang pentingnya menjaga kesehatan mata "normal". Artinya, bukan yang tuna netra sejak lahir ya man temaaaan..   Mata anda cacingan  sehat? Alhamdulillah. Bersyukurlah jika dikaruniai mata sehat. Alangkah baiknya digunakan untuk melihat hal-hal yang positif ya Bapak Ibu sekalian. Mata saya juga alhamdulillah sehat. Nggak iritasi atau sakit mata yang lain maksudnya.. Namun minus nih. hihihi. Selain karena keturunan (dari keluarga ibuku minus dan berkaca mata semua, kakakku apalagi tuh, kacamata didobel pake softlens soalnya minusnya dah buanyaak) juga karena kutu buku (buahahaha) karena zaman digital ini yang menuntut untuk selalu menatap layar tancep  gawai. Aku dulu curiga kok pandangan kabur berbayang meski cuman dikit. Setelah periksa mata ternyata minus. Karena minusnya cuman dikit ya kadang males pake kacamata. Lama-lama makin nggak pede menyapa orang