Skip to main content

Cara Tutup Kas Bulanan 1Money

Hai hai hai...
Kemarin aku udah bikin tulisan tentang mengatur pengeluaran dengan 1Money. Sekarang aku mau bahas gimana caranya tutup kas bulanan pake 1Money. 

Contohnya begini... 

Sekarang akhir bulan Juli dan besok pagi sudah tanggal 1 Agustus. Maka besok tanggal 1 Agustus itu kita bikin lembaran baru. Mulai lagi dari awal seperti bulan lalu. Memasukkan berapa budget-nya lagi, dan untuk semua kategori pengeluaran harus dipastikan 0 rupiah ya. 

Cara meng-Nol-kan sisa-sisa uang (baik surplus atau defisit) di 1Money:

1. Surplus 

Misal uangnya sisa nih, artinya pengeluaran kita tidak melebihi budget yang ditentukan. Cara tutup kasnya (biar 1Money 0) adalah.....

Abaikan tanggalnya, pura-puranya tanggal 31 Juli


Contohnya di atas itu, misal masih sisa uang 100 ribu. Di situ aku bikin kategori "save" jadi aku klik "save" dan masukkan 100.000. Otomatis jadi 0 rupiah deh sisa uangnya, seperti gambar di bawah ini.

2. Defisit

Bagaimana jika pengeluaran lebih besar dari budget? tekor dong. hihihi. 😁 Aku nggak lagi mengintimidasi, cuma mau ngasih tau cara meng 0 kan kas.

Perhatikan gambar berikut!

Aaaw minus 353ribu

Yang harus dilakukan adalah klik lingkaran terbesar yang di tengah itu, untuk punyaku yang tulisan expenses itu. Lalu pilih yang aku lingkari seperti di bawah ini:




Setelah diklik, muncul seperti gambar di bawah ini. Masukkan angka sesuai minus berapa tadi? 353rb.



Tadaaaa jadi deh 0 rupiah.




Setelah ituuu... Sudah siap menjalani bulan berikutnya. 

Mudah kaaaan. Yuk, atur keungan kita! Jangan sampai tekor yaaa!

Thank you... I love you... Bye for now 😘🤗

Comments

POPULAR POSTS

SPONTAN

What a day ... Seharian banyak to-do-list yang sebenernya sama dengan hari-hari yang lain. Jadi maksudnya adalah rutinitas. Jenuh sih. Makanya aku butuh penyegaran. Biasanya di sela rutinitas yang menjemukan ini aku isi dengan singing, reading, crafting, atau iseng apa gitu kek, tapi hari ini aku isi dengan... napping . Zzzzzz.  Malam ini blm selesai tuh tugasnya, tapi aku mau cari yang seger-seger dulu deh. Bukan, bukan es teh atau es serut, emmm iya sih tadi sempat nyicip es krim, tadi suami dan anak lagi pada ngelamutin es krim. Tapi ini aku mau nyoba hal baru, yaitu nyempet-nyempetin nulis. Sesuai dengan judulnya, ini tulisan spontan. Lagi nggak mood buat nyeng nyong, nulis aja deh. Sebenernya udah dari kemaren perut ini rasanya seperti ada kumbang yang beterbangan, karena gelisah, pengin ngetik ngetik cantik, tapi entahlah, kayak nggak ada waktu aja. Nah kali ini, bodo amat pokoknya harus sempat. Kali ini kusadari, bahwa nulis itu candu. Semacam pelarian, dan aku menikmatinya. L

Cara Menggunakan dan Reapply Sunscreen

Dalam rangkaian skincare , ada yang namanya tabir surya atau kita sering kali memanggilnya sunscreen . Wes pokoke, fungsinya melindungi kulit dari sinar matahari. Terus apa bedanya dengan payung? Topi? Nah, bedanya sunscreen ini dibubuhkan langsung nempel ke kulit,untuk menangkal kulit dari UVA (menyebabkan timbulnya tanda penuaan dini seperti keriput dan flek hitam) dan UVB (menyebabkan kulit terbakar yang bikin gosong). Maka dari itu s unscreen  merupakan  salah  satu  skincare  garda terdepanku setelah  hydrating   toner .  Ya karena sepenting itu gaes..  Biar awet muda. Xixixi Sunscreen ada tiga jenis, yaitu: Physical sunscreen yang akrab disebut sunblock. Chemical   suncsreen .  Hybrid sunscreen. Ada beberapa perbedaan antara ketiganya , namun s ingkatnya  physical sunscreen atau  sunblock cara kerjany a    mem- block sinar UV dengan cara memantulkannya. Etapi badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat (FDA) sudah melarang penggunaan istilah sunblock . Karena kata sun BLOCK

PENTINGNYA MENJAGA MATA

Hay hayyy... Sebelum membaca lebih mendalam tulisanku yang ini,, aku jelasin dulu ya,, bahwa aku kali ini menceritakan tentang pentingnya menjaga kesehatan mata "normal". Artinya, bukan yang tuna netra sejak lahir ya man temaaaan..   Mata anda cacingan  sehat? Alhamdulillah. Bersyukurlah jika dikaruniai mata sehat. Alangkah baiknya digunakan untuk melihat hal-hal yang positif ya Bapak Ibu sekalian. Mata saya juga alhamdulillah sehat. Nggak iritasi atau sakit mata yang lain maksudnya.. Namun minus nih. hihihi. Selain karena keturunan (dari keluarga ibuku minus dan berkaca mata semua, kakakku apalagi tuh, kacamata didobel pake softlens soalnya minusnya dah buanyaak) juga karena kutu buku (buahahaha) karena zaman digital ini yang menuntut untuk selalu menatap layar tancep  gawai. Aku dulu curiga kok pandangan kabur berbayang meski cuman dikit. Setelah periksa mata ternyata minus. Karena minusnya cuman dikit ya kadang males pake kacamata. Lama-lama makin nggak pede menyapa orang