Skip to main content

Cara Menggunakan dan Reapply Sunscreen


Dalam rangkaian skincare, ada yang namanya tabir surya atau kita sering kali memanggilnya sunscreen. Wes pokoke, fungsinya melindungi kulit dari sinar matahari. Terus apa bedanya dengan payung? Topi? Nah, bedanya sunscreen ini dibubuhkan langsung nempel ke kulit,untuk menangkal kulit dari UVA (menyebabkan timbulnya tanda penuaan dini seperti keriput dan flek hitam) dan UVB (menyebabkan kulit terbakar yang bikin gosong). Maka dari itu sunscreen merupakan salah satu skincare garda terdepanku setelah hydrating tonerYa karena sepenting itu gaes.. Biar awet muda. Xixixi

Sunscreen ada tiga jenis, yaitu:

  1. Physical sunscreen yang akrab disebut sunblock.
  2. Chemical suncsreen
  3. Hybrid sunscreen.
Ada beberapa perbedaan antara ketiganya, namun singkatnya physical sunscreen atau sunblock cara kerjanya  mem-block sinar UV dengan cara memantulkannya. Etapi badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat (FDA) sudah melarang penggunaan istilah sunblock. Karena kata sunBLOCK membuat masyarakat merasa terlindungi hanya dengan sekali pakai untuk seharian. Padahal kandungan tabir surya tidak cukup sakti dalam melawan sinar UV seharian penuh, apalagi jika sudah terkena keringat atau air, atau juga air mata buayamu itu. Jadi harus rajin-rajin reapply sesuai kebutuhan. Physical sunscreen atau sering dikenal dengan mineral sunscreen ini teksturnya tebal dan suka meninggalkan whitecast. Sunscreen jenis ini tidak disarankan untuk jenis kulit acne prone karena dapat memicu timbulnya jerawat.
 
Chemical suncsreen cara kerjanya menyerap sinar UV kemudian mengubahnya menjadi energi panas dan dikeluarkan lewat kulit. Ada bermacam bentuknya seperti lotion, stick dan spray. Teksturnya ringan dan tidak meninggalkan whitecast. Sunscreen jenis ini tidak direkomendasikan untuk berenang di laut karena dapat merusak terumbu karang.

Hybrid sunscreen adalah gabungan antara physical sunscreen dan chemical sunscreen. Perlindungannya seperti physical sunscreen dan diformulasikan dengan tekstur ringan seperti chemical sunscreen.

Mantai yuuuk


Bisa dibilang sinar UV adalah tokoh utama kerusakan kulit termasuk menyebabkan penuaan dini. Maka demi menyukseskan rangkaian skincare yang digunakan, kita wajib menggunakan sunscreen dari pagi sampai sore. Kalau malem nggak usah. Karena nggak ada matahari. Adanya Ramayana. Aisssh... Jadi gini penjelasannya: sudah pakai berlayer-layer skincare, akan percuma jika tidak menggunakan sunscreen. Dan udah pakai sunscreen juga percuma kalau pakainya irit. Minimal pakai sunscreen itu dua jari. Daaaan sudah pakai sunscreen minimal 2 jaripun, tetep percuma jika tidak reapply. Ahahhahaha. Ribet? Takut pliket? Oiya, masih adalagi nih. Udah pakai 
sunscreen minimal 2 jari dan rajin reapply, akan percuma juga jika tidak double cleansing di malam harinya. Muehehehe... 


Salam dua jari ✌️😁

Tak perlu risau bakalan ribet dan pliket pemirsa, semua itu akan mudah saja karena terbiasa. Makanya, biasakan yuuuk demi kulit sehat.

Lalu. Sekarang kita bahas bagaimana cara reapply sunscreen. Ada beberapa cara ya gaes. Ada yang ribet sampai yang simpel. Kita mulai dari yang ribet ke yang simpel:
  1. Cuci muka dulu. Misal tadi pagi udah makeup-an, hapus makeup dulu pakai milk cleanser, micelar water, tisu basah, atau apa aja sesuai selera, kemudian cuci muka pakai sabun muka, keringkan dan pakai minimal dua jari sunscreen. Terus makeup-an lagi, atau nggak makeup ya terserah, sesuai kebutuhan. Nggak perlu pakai skincare lagi, soalnya skincare yang dipakai tadi pagi sudah bekerja merasuk ke dalam kulit kok. So, santai aja sis.
  2. Langsung templokin aja. Yang lebih praktis, bisa menggunakan sunscreen yang berbentuk spray. Kalo yang krim, ya langsung aja pakai seperti biasa. Minimal dua jari penuh ya beb. Untuk yang sudah ber-makeup bisa pake spons cushion, ambil dikit-dikit kemudian tap-tap lembut di wajah. Jadi nggak usah takut makeup rusak.
  3. Pakai bedak two way cake yang ber-spf. Kalo ini sih nggak tau efektif apa nggak. Ya daripada nggak reapply sama sekali. Hihihi.


Apapun caranya, yang penting yakin aja. Yakin terlindungi. Dengan keyakinan, insyaAllah, kulit kita benar-benar terlindungi. Dan semua tergantung kenyamanan. Nyamannya gimana, hanya diri sendiri yang tau. Wekekekeke...


Comments

Popular posts from this blog

Cara Edit Kesalahan Input Data di Aplikasi Pengelola Keuangan 1Money

Wuuw judulnya panjang. Kemarin aku sudah mendongeng tentang 1Money si aplikasi pengelola keuangan keluarga, pribadi, kantor, whatever , di sini dan di sono (silakan klik). Sekaraaang aku mau ngobrolin gimana solusinya kalau ada yang salah tulis/ salah input data dan mau merevisinya. Berikut caranya: Sebelumnya siapin secangkir kopi nikmat dulu..  ☕ Contoh kasus: Pada suatu waktu aku inget kemarin tanggal 21 Juli 2022 ada kesalahan saat input nominal uang di salah satu kategori "restaurant" maka aku buka dulu aplikasi  1Money pada tanggal 21 Juli 2022 . Diseruput dulu kopinya gaes. 😋 Perhatikan gambar di atas! Setelah buka aplikasinya, geser ke tanggal yg ada salahnya tadi, lalu klik pada yang aku lingkari itu. Setelah diklik, lalu pilih kategori mana yang salah, di kasusku itu pada kategori "restaurant" dan akan terlihat penampakan seperti di bawah ini: Kalau misalkan salah tanggal yang seharusnya di tanggal 20 Juli, tinggal dihapus aja, klik pada gambar tempat

BULLET JOURNAL

INTRO Aku sangat suka menulis tangan. Menulis manual dengan menggerakkan pulpen ke kertas, menuangkan segala ide dari otak ke tulisan, bagaikan terapi jiwa bagiku. Cailaaa bahasanya.. Tapi emang bener kok. Dari SD sampe SMP aku suka nulis diary tentang keseharianku. Bahkan aku pernah nulis novel untuk mencurahkan khayalanku. Saking asyiknya nulis, sampai tangan ini gerak sendiri, nggak mikir, mengalir begitu saja.  Seiring bertambahnya usia, di mana kegiatan semakin banyak, berbagai macam to-do-list yang mengantri untuk dicoret, semakin semrawut pula pikiran mana dulu yang harus dikerjakan, dan makin random pula isi kepala berseliweran dan ujung-ujungnya jadi stress dan tidur aja deeeh... Maka. Dari nulis diary aku beralih ke suatu metode menulis yang unik, yaitu Bullet Journal . He'em jurnal peluru. Apakah bentuknya seperti peluru? Mari kita bahas. DEFINISI Bullet Journal atau yang biasa disingkat "bujo" pertama kali ditemukan oleh Ryder Carrol.  Ryder Carrol  tin

Cara Tutup Kas Bulanan 1Money

Hai hai hai... Kemarin aku udah bikin tulisan tentang mengatur pengeluaran dengan 1Money . Sekarang aku mau bahas gimana caranya tutup kas bulanan pake  1Money.  Contohnya begini...  Sekarang akhir bulan Juli dan besok pagi sudah tanggal 1 Agustus. Maka besok tanggal 1 Agustus itu kita bikin lembaran baru. Mulai lagi dari awal seperti bulan lalu. Memasukkan berapa budget- nya lagi, dan untuk semua kategori pengeluaran harus dipastikan 0 rupiah ya.  Cara meng-Nol-kan sisa-sisa uang (baik surplus atau defisit) di 1Money : 1. Surplus  Misal uangnya sisa nih, artinya pengeluaran kita tidak melebihi budget yang ditentukan. Cara tutup kasnya (biar 1Money 0) adalah..... Abaikan tanggalnya, pura-puranya tanggal 31 Juli Contohnya di atas itu, misal masih sisa uang 100 ribu. Di situ aku bikin kategori " save " jadi aku klik " save " dan masukkan 100.000. Otomatis jadi 0 rupiah deh sisa uangnya, seperti gambar di bawah ini. 2. Defisit Bagaimana jika pengeluaran lebih besar d