Skip to main content

Amara Kosmetik untuk Anak

Punya anak cewek pancen oye! Gerak geriknya suka menirukan emaknya. Wah harus hati-hatiiii banget aku sebagai first role model-nya. Kini aku merasakan apa yang dirasakan ibuku dulu. Yuhuu, Orel suka dandan. Bisa ketebak ya, ini nurun siapa. Yamasaaaak nurun bapaknya. Aku dan suami nggak keberatan akan hal itu, tapi kami nggak mau dia pake makeup-ku karena eman-eman kulitnya. Yasudah, aku dan suami sepakat belikan dia makeup product yang khusus untuk anak-anak. Dan yeey, kami menemukan yang sip buat Orel. Pilihan kami jatuh ke brand Amara. Amara adalah brand kosmetik lokal, masih satu keluarga dengan Purbasari yang legendaris itu. Siapa sih yang nggak tau Purbasari. Jadi makin mantep karena sudah BPOM. Meskipun dipersembahkan untuk anak-anak, tapi masih ada warning di kemasannya, bahwa tidak boleh untuk anak dibawah 3 tahun. Yep, Orel sudah memenuhi syarat kok. 😉


Amara mengeluarkan berbagai produk makeup. Dan kemarin Orel dibelikan lipstick dan kutek Amara. 

Muka bete ini cuman akting, aslinya sumringah ini bocah

Lipstick-nya lucu bingiiit bentuk es krim. Eye catching bangettt, aku aja gemesss, apalagi Orel uww seneng banget. Untuk lipstick-nya ada beberapa varian warna ya, dan Orel pilih warna pink

Kemasan lipstick bentuk es krim lucu banget

Hasil swatch di tangan

Aku sempat ngicipi, enak bangeeet.. Cakeupp warnanya. Teksturnya creamy. Wangi buah enakkk. 

Lipstick cukup besar ya untuk seukuran anak

Hasil swatch di bibir

Daya tahan? Aku cukup terkesima sama daya tahannya. Ini susah dihapus loh. Di aku udah aku gosok-gosok aja susah ilangnya. Orel aja aku hapusnya pake baby oil, pake kapas kugosok bibirnya, bandel aja ini lipstick. Memang, kalau untuk makan, bakalan bubar jalan. Tapi masih meninggalkan stain yang susah dihapus. Kalo aku pribadi sih nggak suka ya. Nggak tau kalo Mas Anang.

Meninggalkan stain yang susah dihapus

Oke sekarang kita beralih ke kuteknyaaa..


Ada beraneka warna kutek yang dikeluarkan Amara. Dan Orel pilih warna ungu. Kemasannya aduduwww hiihhh pengin aku makan! Gemesss bangett bun! 



Di ingredients tertulis ada parfum, tapi dia aromanya samaaar banget, hampir nggak berbau. Tekstur cair mendekati gel. Daya tahan sih lumayan ya, lumayan cepet ilang. Hihihi. Ini emang untuk menghapusnya nggak perlu aseton, langsung dikelupas aja. Ini yang aku suka. Jadi berasa aman gitu untuk si kecil. Tapi karena gampang ilang itu, Orel jadi dikit-dikit kutekan. 😁

Tapi kutek ini tidak berumur panjang gaes 😭... Bukan, bukan salah Amara, emang kuteknya dibawa-bawa terus sama Orel. Pas lari-larian, eh jatoh. Pecah deh. Hummmm... Dan dengan entengnya dia bilang "Nggak papa, kan bisa beli lagi".😑😒🤔😄

Dengan kualitas dan kemasan yang anak-anak banget, aku jadi pengin deh koleksi semua warnanya. Eh bentar-bentar, kok aku sih? Kan Orel. Ya masalahnya aku juga suka siih. Meski aku nggak pake, tapi seneng juga liat kuku Orel jadi warna warni. Hihihi. Tapi sebelumnya harus ada perjanjian dulu nih sama si cenil, nggak boleh dibawa lari-larian! Untuk harga lumayan pricey ya bun, kalo dibandingkan kutek-kutek lokal untuk dewasa.

Hasil pemakaian lipstick dan kutek Amara



Comments

POPULAR POSTS

Cara Menggunakan dan Reapply Sunscreen

Dalam rangkaian skincare , ada yang namanya tabir surya atau kita sering kali memanggilnya sunscreen . Wes pokoke, fungsinya melindungi kulit dari sinar matahari. Terus apa bedanya dengan payung? Topi? Nah, bedanya sunscreen ini dibubuhkan langsung nempel ke kulit,untuk menangkal kulit dari UVA (menyebabkan timbulnya tanda penuaan dini seperti keriput dan flek hitam) dan UVB (menyebabkan kulit terbakar yang bikin gosong). Maka dari itu s unscreen  merupakan  salah  satu  skincare  garda terdepanku setelah  hydrating   toner .  Ya karena sepenting itu gaes..  Biar awet muda. Xixixi Sunscreen ada tiga jenis, yaitu: Physical sunscreen yang akrab disebut sunblock. Chemical   suncsreen .  Hybrid sunscreen. Ada beberapa perbedaan antara ketiganya , namun s ingkatnya  physical sunscreen atau  sunblock cara kerjany a    mem- block sinar UV dengan cara memantulkannya. Etapi badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat (FDA) sudah melarang penggunaan istilah sunblock . Karena kata sun BLOCK

SPONTAN

What a day ... Seharian banyak to-do-list yang sebenernya sama dengan hari-hari yang lain. Jadi maksudnya adalah rutinitas. Jenuh sih. Makanya aku butuh penyegaran. Biasanya di sela rutinitas yang menjemukan ini aku isi dengan singing, reading, crafting, atau iseng apa gitu kek, tapi hari ini aku isi dengan... napping . Zzzzzz.  Malam ini blm selesai tuh tugasnya, tapi aku mau cari yang seger-seger dulu deh. Bukan, bukan es teh atau es serut, emmm iya sih tadi sempat nyicip es krim, tadi suami dan anak lagi pada ngelamutin es krim. Tapi ini aku mau nyoba hal baru, yaitu nyempet-nyempetin nulis. Sesuai dengan judulnya, ini tulisan spontan. Lagi nggak mood buat nyeng nyong, nulis aja deh. Sebenernya udah dari kemaren perut ini rasanya seperti ada kumbang yang beterbangan, karena gelisah, pengin ngetik ngetik cantik, tapi entahlah, kayak nggak ada waktu aja. Nah kali ini, bodo amat pokoknya harus sempat. Kali ini kusadari, bahwa nulis itu candu. Semacam pelarian, dan aku menikmatinya. L

ALOHAAA..

Hai.. Ini adalah blog pertamaku. Sebenernya kedua sih, cuman yang pertama aku jadiin blog buat bisnis. Yang ini mah buat melampiaskan pikiran liar yang tak tersampaikan di kehidupan nyata aja. Hihihi. Selain itu, blog ini buat berbagi apapun yang bersifat informatif, inspiratif, dengan bahasa yang komunikatif. Dan yang lebih penting lagi, sebagai rekam jejak bahwa aku itu ada di bumi ini. Dan juga sebagai alat dokumentasi kehidupanku. Aheemmm. Hihihi. Aku menyukai dunia tulis menulis sejak SD. Dulu suka menulis diary (karena ikut-ikutan tanteku). Teruuus suka menulis rangkuman pelajaran di bimbel terus difotocopy dibagi-bagiin ma temen-temen yang nggak ikut bimbel. (Waini kok malaekat sekali) (baru nyadar) hahahaha. And then .. Dulu suka nulis apaaapuuun misal bahas taneman, terus aku fotocopy terus kubagiin ke temen.  Waktu SMP suka nulis novel. Temen-temen segank juga pada nulis novel tuz tuker-tukeran gituu.. Duh.. jadi... ahhh.. sudahlah.. Tuz pas jadi mahasiswi nulis