Langsung ke konten utama

PENTINGNYA MENJAGA MATA

Hay hayyy... Sebelum membaca lebih mendalam tulisanku yang ini,, aku jelasin dulu ya,, bahwa aku kali ini menceritakan tentang pentingnya menjaga kesehatan mata "normal". Artinya, bukan yang tuna netra sejak lahir ya man temaaaan..
 
Mata anda cacingan sehat? Alhamdulillah. Bersyukurlah jika dikaruniai mata sehat. Alangkah baiknya digunakan untuk melihat hal-hal yang positif ya Bapak Ibu sekalian. Mata saya juga alhamdulillah sehat. Nggak iritasi atau sakit mata yang lain maksudnya.. Namun minus nih. hihihi. Selain karena keturunan (dari keluarga ibuku minus dan berkaca mata semua, kakakku apalagi tuh, kacamata didobel pake softlens soalnya minusnya dah buanyaak) juga karena kutu buku (buahahaha) karena zaman digital ini yang menuntut untuk selalu menatap layar tancep gawai.

Aku dulu curiga kok pandangan kabur berbayang meski cuman dikit. Setelah periksa mata ternyata minus. Karena minusnya cuman dikit ya kadang males pake kacamata. Lama-lama makin nggak pede menyapa orang karena ragu-ragu, takut salah panggil. Priksa mata lagiii... Tadaaaa minusnya nambah donk. Kacamata baru lagiii. Pas pake kacamata huaaaaww betapa beningnya dunia ini. Karena selama ini blawur pemirsa! Tapi ya gitu deh. Nggak rajin pake kacamata. Karena,, mata minus yang nggak pake kacamata itu lebih nyaman dibanding pake kacamata. Pake kacamata itu awal-awal penyesuaian dulu karena pusing. Karena sering merasa tidak nyaman itulah, jadi males pake. Karena malesss berkacamata,,,, priksa lagi, nambah lagiiii minusnya. Oke, kali ini aku janji, akan rajin berkacamata. πŸ€“Apalagi sekarang model dan bahan kacamata unyu-unyu kan Bun... Sekalian dipasang lensa anti blueray biar tetap aman pas melototin gawai.

Kalau mata minus namun males pake kacamata, bisa juga pakai softlens. Tapi tetep ribet juga sih. Banyak risiko pula. Kalau males berkacamata dan nggak mau ribet pake softlens, bisa juga pake hardlens. Tapi juga kayaknya bakalan males juga. Haa.. Malesan. Ada juga solusi lain. Yaitu operasi lasik. Tapi gaes,, operasi lasik tuh muahaaaal... Dan tidak semua orang bisa memenuhi prosedur alias operasi lasik ini banyak syaratnya. Menurut ahli lasik dr. Ida Bagus Gde Wirastana, Sp.M (panggilannya dr.Wira) di health.detik.com berikut persyaratannya:
  1. Berusia di atas 18 tahun;
  2. Secara anatomis, kedua mata dalam keadaan sehat, memiliki ketebalan kornea yang cukup, begitu juga dengan konturnya, tidak memiliki kelainan pada kelopak mata dan matanya tidak terserang infeksi;
  3. Tidak sedang hamil atau menyusui;
  4. Ukuran minus pada kacamata yang digunakan stabil dalam kurun sedikitnya satu tahun;
  5. Tidak mengalami kelainan autoimun.
Kondisi mata yang tidak bisa dilasik, lanjut dr. Wira, adalah mata yang memiliki bentuk tidak normal atau biasa disebut keratokkonus. Mata yang pernah terserang infeksi maupun trauma juga tidak disarankan untuk dilasik, apalagi bila ditemukan ada kecacatan pada kornea.

Jadi pemirsa, sebelum mata anda minus, jagalah agar tetap sehat. Banyak makan sayur dan buah. Lihat yang hijau hijau. Ehm. Yang ini kalimat denotasi ya, jangan dikonotasikan ngeliat duit πŸ€‘, atau lawan jenis yang aduhai ya.😁 Bwehehehe. Lihat pemandangan hijau. Secara nyata! Bukan pemandangan di gawai. Elaaaah. Makanya dong, sering-seringlah liburan ke sawah. Eh sampai sawah padinya sudah pada menguning. Baaaah.. Serah deh seraaah!! Liat karpet mushola aja deh. Yang warna HIJAU!!! Terus, kalau mau di depan gawai ya pakailah kacamata normal yang dipasangi lensa anti blueray. HP suamiku dan anakku malah dipasangi itutuh, mika anti blueray di layarnya. Istilahnya tempered glass anti blue. 

Agar mata tidak spaneng, coba senam mata secara berkala. Puter-puterin bola mata ikuti irama dangdut. Oke okee, musiknya terseraaah. Mau nggak pake musik juga nggak papa. Dalam keheningan.. Krik krik krik.. Oya kalo bisa pas senam mata itu pas sendirian aja ya. Kalo pas lagi rame banyak orang, terus muter-muterin bola mata, takutnya nanti dikira lagi kesurupan. Disembur kopi. Kelilipan. Wah malah repot. Atau sebelumnya bikin pengumuman dulu, mau senam mata. Gitu. Syukur-syukur kalau orang-orang di sekitar diajakin, jadi kesurupan berjamaah senam mata bersama-sama. Kiri-kanan-kiri-kanan-putaaaaaar- hoook yaaa hook yaaaa.

Saking pentingnya menjaga mata, dan agar masyarakat peduli dengan kesehatan mata, sampai dibuat Hari Penglihatan Sedunia (World Sight Day) lho oleh WHO. World Sight Day ini diperingati setiap hari Kamis minggu kedua di bulan Oktober setiap tahunnya. Dicatet yaa sodara-sodara! Sapa tau keluar di tes CPNS. Sapa tauuuuu... uhuk-uhuk. 😁

Dalam dunia romansa, ketika bertemu dengan seseorang yang bikin bumi seolah berhenti berputar dalam sekian detik, yang bikin jantung disko nggak jelas, itu pasti saat pandangan pertama sungguh mempesona, dari mata turun ke hati. Nah kalau matanya tidak sehat, bagaimana bisa turun ke hati. Haaaaaa... 😜

Oke gaes, sekian dulu yaa celotehanku. Inget selalu, jaga kesehatan mata kita!!!

Salam sehat,, babaaaay 😎

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KURETASE

Duluuu aku pernah denger kata kuret. Dari cerita-cerita yang ku dengar itu aku menyimpulkan bahwa kuret adalah tragedi horor yang mengerikan, menyakitkan, sadis, dramatis, melankolis, imbas imbis. Pada suatu ketika aku hamil, aku suka sekali baca-baca info kehamilan. Salah satu forum kehamilan ada yang menceritakan pengalamannya kuret. Dan aku biasa aja, sambil khawatir dan takut kalau itu terjadi padaku. Ku terus berdoa semoga kehamilanku sehat. Di hari minggu yang sepoy sepoy manja, aku di rumah sendirian. Wah jarang-jarang nih ada kesempatan nikmatin me time . Pas mau pipis, aku kaget, kok ngeflek? Langsung WA temen-temen, what shoud I do ? Disuruh tiduran aja. Salah satu temen yang rumahnya cuman di sebelah malah panik, langsung nganter aku ke rumah sakit. Langsung cus IGD. Setelah diperiksa, dokter menyarankan untuk kuret. Whoaaaa.. Apa yang aku takutkan akan terjadi. Hemk.. Tapi aku pulang aja dulu, karena aku tidak merasakan kesakitan apapun. Dalam perjalanan pulang, temenku me

Spaghetti Chicken Sauce

Seperti judulnya, aku kemaren agak dulu masak spaghetti bareng rekan debatku seumur hidup, siapa lagi kalau bukan si cenil Orel Ping Ping. Karena masakan ini dipersembahkan untuk batita, jadi aku harus merelakan untuk skip saus sambal super pedas. Bahan-bahan yang digunakan antara lain: Niat dan kebulatan tekad. Spaghetti (sebar di kuali, guyur dengan air bersih, kemudian direbus tambahin minyak dan garam), kalau sudah matang tiriskan di wadah bebas dah mau pake apa. Biar makannya gampang,  spaghetti -nya dipotekin dulu. Nah itu tugasnya Orel. Yah, walaupun sesungguhnya 80%  malah gangguin sih, tapikan demi mengasah sisi femininnya dia untuk mau terjun ke dapur.  Si Cenil sedang matah-matahin  spaghetti Bahan saus: Ayam (dicincang) wortel (potong dadu kecil-kecil) Seledri (iris tipis) Trio bawang (bawang bombay <iris agak gede dikit>, bawang merah <iris sewajarnya>, dan bawang putih <cincang halus>) Air saos tomat saos tiram (tapi ini nggak jadi aku pake soalnya uda

20 12 2020

3 years ago... Malam ini, 3 tahun yang lalu.. Malam tanggal 20 Desember.. kondisiku waktu itu sedang hamil 9 bulan, dan esoknya, tanggal 20 Demeber 2017 adalah pas HPL Si Orel (dihitung menurut HPHT 13 Maret 2016). Aku bikin bakso rawit super pedesss. Berulang kali nambah. Panas dan pedasss. Begitu membara. Dengan perut besar yang akan makin bikin sesak karena kebanyakan makan dan bikin panas karena heartburn (langganan heartburn aku ketika hamil), soalnya makan kalo nggak puedess berasa nggak makan. Setelah kekenyangan, aku bagai paus terdampar. Tergeletak serba tak nyaman. Tapi makin tak nyaman ketika rasa mulas melanda. Ahhh makan pedas ini, bikin mules aja tapi perut rasanya galau. Ini mules tapii kayak nggak niat gitu. Mules beneran nggak sih? Kubawa ke toilet tapi cuman bengong aja nggak ngapa-ngapain. Yaudah balik kamar lagi. Tapi di kamar juga duduk pun mulai nggak nyaman. Buat rebahan juga wadidaw. Paling enak buat jalan-jalan. Yowis, jalan mondar mandir semalaman. Apakah i