Skip to main content

KURETASE

Duluuu aku pernah denger kata kuret. Dari cerita-cerita yang ku dengar itu aku menyimpulkan bahwa kuret adalah tragedi horor yang mengerikan, menyakitkan, sadis, dramatis, melankolis, imbas imbis.

Pada suatu ketika aku hamil, aku suka sekali baca-baca info kehamilan. Salah satu forum kehamilan ada yang menceritakan pengalamannya kuret. Dan aku biasa aja, sambil khawatir dan takut kalau itu terjadi padaku. Ku terus berdoa semoga kehamilanku sehat.

Di hari minggu yang sepoy sepoy manja, aku di rumah sendirian. Wah jarang-jarang nih ada kesempatan nikmatin me time. Pas mau pipis, aku kaget, kok ngeflek? Langsung WA temen-temen, what shoud I do? Disuruh tiduran aja. Salah satu temen yang rumahnya cuman di sebelah malah panik, langsung nganter aku ke rumah sakit. Langsung cus IGD. Setelah diperiksa, dokter menyarankan untuk kuret. Whoaaaa.. Apa yang aku takutkan akan terjadi. Hemk.. Tapi aku pulang aja dulu, karena aku tidak merasakan kesakitan apapun. Dalam perjalanan pulang, temenku menghibur "udah, nggak usah sedih, besok bikin lagi". 😁You know, rasa sedihku tuh udah ketutup oleh rasa takutku sama proses kuret, yang katanya lebih sakit daripada lahiran. Oh men,, Tapi ingat,,, AFIRMASI 🌈✨✨

Besoknya aku masih jalan-jalan dan jajan bakso. Besoknya lagi aku baru ke rumah sakit dianter my lovely hubby 👨💕😍

Setelah dipriksa lagi ma dokter, langsung suruh kuret aja. Sempet kesel ma dokternya. Mriksa cuman uwer uwer uwer*, dah mau kuret kapan nih. Dih,, nggak ada basa basinya kek. Ku ingin teriak kayak Bu Tejo. Dok,  empatinya mbok dipake Doook. Apa perlu saya laporin ke direktur rumah sakitnya? Saya kenal baik ma direkturnya lho. Tapi beliau nggak kenal saya. 😝

Yaudah deh, langsung ngurus semuanya aku langsung ngamar. Masih nganggur-nganggur aja, belum dikasih tindakan apa-apa. Malam pertama di rumah sakit, kunikmati berdua ma suami. Tuhan memberikan hadiah bulan madu anti-mainstream. Terima kasih Tuhan. Alhamdulillah.

Di tengah-tengah malam pertamaku ada ketukan pintu dari luar. Suster masuk, memberikan seperangkat perlengkapan perang memasuki kamar operasi besok. Yah, cuman kostum sih buat dipake besok. Juga memberikan instruksi bahwa mulai besok jam 3 dini hari aku harus mulai puasa. Heyho, ajegile, terus aku sahurnya kapan?

Malam itu aku ma suami makan pesen grabfood. Pesen magelangan dengan porsi jumbo. Emm enak, kenyang. Tidur lelap. Besoknya jam 5 pagi aku dah mandi dan siap pake kostum operasi. Terus jam berapa lupa, mulai dipasang infus. Dan disuruh minum obat ditaruh di bawah lidah. Baru kali ini aku ngalamin metode minum obat yang kyak gini. Tujuannya obat itu buat membantu kontraksi, biar proses kuret lebih mudah. Efeknya, perutku jadi mules-mules, kayak mens hari pertama gitu. Ingaat,, AFIRMASI 🌈✨✨😁

Sudah lengkap kostum dan atributnya yeah 🤘

Sampe siangan aku belum dipanggil ke ruang operasi. Enggak, enggak karena perutku keburu sakit, bukan karena aku takut terus mau buru-buru kuret aja, tapi karena LAPER guys,, lapeeer 😭

Hingga akhirnya aku dibawa ke ruang operasi. Suamiku nggak boleh masuk. Nunggu di luar. Sampe dalem, ada berjejer jejer pasien yang antri tindakan. Pada diem semua. Tegang. Atau jangan-jangan ngantuk? Kalo aku sih, biasa aja. Nggak ding, laperrr. Aku berjanji, pokoknya kelar operasi, aku mau makan yang buanyaakk!

Tiba-tiba ada makhluk kostum ijo cekikikan datengin aku. Hah? Kuntilanak 2020 ganti kostum ya? Ooh ternyata temenku. Temen SMA dulu sebangku ma aku. Temen gila gilaan. Nggak gila beneran? Di situ aku pasien paling heboh, diajakin becanda mulu ma perawat-perawatnya. Cekakakan ma temenku itu.

Kini tiba giliranku untuk dioperasi. Lagi asik-asik ngobrol tiba-tiba ngimpi. Bangun-bangun dah di kamar ma suami. Tapi pas mau melek pertama kali aduhhh kayak pake kacamata nggak sesuai lensanya. Pusing mo jatoh. Minta dibangunin suami, dia ngasih aku teh manis oow makasih sayang 😘 

Abis tu mo makan. Ahh yang tadinya laper, jadi nggak nafsu makan, pusing banget. Yaudah buat bojoku aja jatah makan siangnya. Hiks, aku melanggar janjiku. Terus suamiku pulang, nganter kendil mau dimakamkan. Dikasih nama Ana Merdeka, karena pas Agustus 😇
Sebelahan sama kakakku Dian 

Masih kurang 1 malam lagi aku nginep. Oke, nggak ada masalah apa-apa. Besoknya pulang. Seminggu kemudian dijadwalkan kontrol. Ok, aku ke rumah sakit sendiri. Dipriksa dokter cuman 1 detik. Uwer uwer uwer*. Dah sana pulang. Lah? Gitu doang? Heeeyyy dok! Saya mbuayar loh dok, saya mbuayarrr! Saya punya bergerbong-gerbong pertanyaan dok. Masak nggak dikasih waktu buat konsultasi?

Ahh sudahlah. Yang penting aku sehat. Dan siap untuk dibuahi lagi 😁

*uwer uwer uwer adalah proses USG

Comments

Popular posts from this blog

Cara Edit Kesalahan Input Data di Aplikasi Pengelola Keuangan 1Money

Wuuw judulnya panjang. Kemarin aku sudah mendongeng tentang 1Money si aplikasi pengelola keuangan keluarga, pribadi, kantor, whatever , di sini dan di sono (silakan klik). Sekaraaang aku mau ngobrolin gimana solusinya kalau ada yang salah tulis/ salah input data dan mau merevisinya. Berikut caranya: Sebelumnya siapin secangkir kopi nikmat dulu..  ☕ Contoh kasus: Pada suatu waktu aku inget kemarin tanggal 21 Juli 2022 ada kesalahan saat input nominal uang di salah satu kategori "restaurant" maka aku buka dulu aplikasi  1Money pada tanggal 21 Juli 2022 . Diseruput dulu kopinya gaes. 😋 Perhatikan gambar di atas! Setelah buka aplikasinya, geser ke tanggal yg ada salahnya tadi, lalu klik pada yang aku lingkari itu. Setelah diklik, lalu pilih kategori mana yang salah, di kasusku itu pada kategori "restaurant" dan akan terlihat penampakan seperti di bawah ini: Kalau misalkan salah tanggal yang seharusnya di tanggal 20 Juli, tinggal dihapus aja, klik pada gambar tempat

BULLET JOURNAL

INTRO Aku sangat suka menulis tangan. Menulis manual dengan menggerakkan pulpen ke kertas, menuangkan segala ide dari otak ke tulisan, bagaikan terapi jiwa bagiku. Cailaaa bahasanya.. Tapi emang bener kok. Dari SD sampe SMP aku suka nulis diary tentang keseharianku. Bahkan aku pernah nulis novel untuk mencurahkan khayalanku. Saking asyiknya nulis, sampai tangan ini gerak sendiri, nggak mikir, mengalir begitu saja.  Seiring bertambahnya usia, di mana kegiatan semakin banyak, berbagai macam to-do-list yang mengantri untuk dicoret, semakin semrawut pula pikiran mana dulu yang harus dikerjakan, dan makin random pula isi kepala berseliweran dan ujung-ujungnya jadi stress dan tidur aja deeeh... Maka. Dari nulis diary aku beralih ke suatu metode menulis yang unik, yaitu Bullet Journal . He'em jurnal peluru. Apakah bentuknya seperti peluru? Mari kita bahas. DEFINISI Bullet Journal atau yang biasa disingkat "bujo" pertama kali ditemukan oleh Ryder Carrol.  Ryder Carrol  tin

Cara Tutup Kas Bulanan 1Money

Hai hai hai... Kemarin aku udah bikin tulisan tentang mengatur pengeluaran dengan 1Money . Sekarang aku mau bahas gimana caranya tutup kas bulanan pake  1Money.  Contohnya begini...  Sekarang akhir bulan Juli dan besok pagi sudah tanggal 1 Agustus. Maka besok tanggal 1 Agustus itu kita bikin lembaran baru. Mulai lagi dari awal seperti bulan lalu. Memasukkan berapa budget- nya lagi, dan untuk semua kategori pengeluaran harus dipastikan 0 rupiah ya.  Cara meng-Nol-kan sisa-sisa uang (baik surplus atau defisit) di 1Money : 1. Surplus  Misal uangnya sisa nih, artinya pengeluaran kita tidak melebihi budget yang ditentukan. Cara tutup kasnya (biar 1Money 0) adalah..... Abaikan tanggalnya, pura-puranya tanggal 31 Juli Contohnya di atas itu, misal masih sisa uang 100 ribu. Di situ aku bikin kategori " save " jadi aku klik " save " dan masukkan 100.000. Otomatis jadi 0 rupiah deh sisa uangnya, seperti gambar di bawah ini. 2. Defisit Bagaimana jika pengeluaran lebih besar d